Rabu, 01 Februari 2012

Hidup itu seperti roda...

Hidup itu seperti Roda yang terus berputar, kadang kita di atas, kadang kita di bawah, dan aku mempercayai itu semua. Tapi di atas semua itu, aku percaya bahwa ada selalu rencana TUHAN yang indah pada waktu-Nya. Hidupku sendiri tidak selalu mulus, ada saat maju, ada saat mundur atau bahkan bertahan, tapi ketika aku melihat lagi, aku melihat tangan TUHAN yang tidak pernah berhenti menolong, melewati satu demi satu dan naik ke tahap selanjutnya.
Ketika padaku ditanyakan apakah target hidupku, selama ini selalu ku jawab dengan mengalir saja seperti air, tapi aku juga selalu ingat bahwa air mengalir punya muara. Hari ini aku belajar :
Pertama, Ketika kita menduduki suatu jabatan, kita juga harus siap bahwa suatu waktu kita harus melepasnya untuk orang lain yang mungkin lebih baik lagi dari kita.
Kedua, Punya cita-cita itu perlu, tapi untuk mencapainya ada harga yang harus dibayar, contohnya ni, aku mo lanjut sekolah lagi dan aku punya kelemahan dalam bahasa Inggris, jadi selama 2 tahun ke depan, aku ingin memperbaiki bahasa Inggrisku. Oh ya, melanjutkan pendidikan buatku bukan sekedar dapat gelar, tetapi aku memang ingin belajar lagi.
Ketiga, Bahwa ternyata, aku tidak akan lagi menurunkan standarku dalam hal pasangan hidup, entah sekarang atau nanti tidak ada pria seperti kriteriaku, aku percaya bahwa TUHAN selalu setia dengan janji-Nya untuk memeliharaku. Kepuasan hidupku tidak ditentukan oleh ada atau tidak ada pasangan, tetapi karena TUHAN.

Senin, 05 Desember 2011

Sometimes (Suatu Waktu)





Suatu waktu, ketika semua pelajaran kehidupan telah dipelajari
Dan matahari serta bintang-bintang telah ditempatkan selamanya
Segala sesuatu yang telah kita tolak dengan pertimbangan yang buruk,
Segala sesuatu yang kita tangisi dengan air mata bercucuran
Akan melintas di hadapan kita dari gelapnya malam,
Ketika bintang-bintang bersinar cemerlang di tengah pekatnya biru,
Kita akan melihat bagaimana semua rencana ALLAH itu baik,
Dan apa yang terlihat sebagai celaan adalah kasih yang sesungguhnya.
Maka berpuas dirilah;
Rencana-rencana ALLAH, berkembang seperti bunga lili yang putih dan murni;
Kita tidak boleh merobek kelopaknya yang tertutup,-
Waktu akan menyingkapkan piala emas.
Dan jika, melalui kesabaran, kita mencapai tanah
Dimana kaki yang lelah dan tak beralas, dapat beristirahat,
Ketika kita dengan jelas bisa melihat dan menegrti,
Saya rasa saat itulah kita akan berkata, "ALLAH tahu yang terbaik!"

- May Riley Smith

Minggu, 27 November 2011

Kutipan-kutipan Favorit

Ketabahan, itulah bertahan;
Kesabaran, itulah menahan;
Berharap, itulah menengadah;
Ketaatan, itulah mempersiapkan diri untuk pergi atau melakukan;
Mendengar, itulah diam dan tenang agar mendengar.
Quiet Talks on Prayer)



Biarlah kami memilih kebenaran, meski sulit, daripada kesalahan walaupun itu lebih mudah. Dan biarlah kami tidak puas dengan 'setengah benar' bila kebenaran yang seutuhnya bisa dimenangkan. Berilah kami keberanian dan tidak mengenal rasa takut bila kebenaran terancam. ('Cadet Prayer' - West Point)



"Setiap orang dapat menanggung bebannya hingga malam hari, betapapun beratnya beban itu. Setiap orang dapat melakukan tugasnya untuk satu hari, betapapun sukarnya pekerjaan itu. Setiap orang dapat hidup dengan manis, dengan sabar, dengan penuh kasih, dengan kemurnian, sampai matahari terbenam. Dan inilah arti hidup sesungguhnya". (Robert Louis Stevenson)



Ajarku merasakan Engkau selalu dekat;
Ajarku pergumulan jiwa yang harus ditanggung--
Untuk memeriksa keraguan yang timbul, keluh pemberontakan;
Ajarku bersabar menanti doa yang tak terjawab. (George Croly)


Tuhan, aku telah mengatakan ya untuk selama-lamanya. Biarlah aku tidak akan pernah menengok ke belakang setelah aku meletakkan tanganku pada bajak. Luruskanlah Jalan Salib bagiku. Berikanlah kepadaku kasih sehingga tidak ada ruang untuk pikiran atau langkah yang tidak patuh. (E.E - Passion & Purity)


Karena waktu dan dunia terus bergerak, perubahan adalah hukum kehidupan. Mereka yang hanya memandang pada masa lalu dan masa kini pasti akan kehilangan masa depan.
(John F. Kennedy)



Penilaian utama bagi seseorang bukanlah dimana ia berdiri ketika saat-saat aman dan nyaman, tetapi dimana ia berdiri ketika saat-saat penuh tantangan dan kontroversi... (Martin Luther King)

Selingan cerita dari Kantor

Dari bulan Oktober kemaren saya merangkap kerja menjadi operator untuk pembuatan E-KTP dan akan selesai Desember nanti :)
Dan sejauh ini banyak hal-hal lucu yang terjadi he..he.. dan saat ini aku ingin berbagi beberapa :

Seperti biasa begitu penduduk datang untuk membuat e-KTP kami meminta KTP SIAK/ Kartu Keluarga yang dimiliki oleh penduduk, setelah memasukkan NIK biasanya kami akan membacakan data-data penduduk tersebut :
Operator : Maaf Bapak, golongan darah bapak apa? (karena gol. darahnya kosong)
Penduduk : C, Pak
Operator : Maaf apa pak?
Penduduk : C, Pak (dengan yakin)
Operator : Pernah periksa ya pak?
Penduduk : Iya pak, yang ngeluarin dari POLDA
Operator : Bisa kami lihat Bapak kartunya ( sudah mulai curiga)
Penduduk : Mengeluarkan dompet dan memberikan kepada operator yang ternyata
adalah Sim C
Alhasil kami yang ada di ruangan itu ketawa ngakak.....


Cerita lainnya, karena di antara petugas yang menjadi operator ini ada yang tidak bisa menyebutkan huruf "r"
Setelah membacakan data penduduk proses selanjutnya adalah foto
Operator : Mohon maaf Pak, jangan bersandal (maksudnya bersandar)
duduk tegak saja Bapa (mengarahkan)
Penduduk : Apa Bapak? (maklum suaranya agak kurang jelas)
Operator : Jangan Bersandal (sekali lagi karena tidak bisa menyebut r )
Penduduk : Akhirnya melepas sendalnya
Operator : @@@@@.........


Kali ini ceritanya dari kesalahanku yang membaca cepat dan akhirnya salah baca :
Operator : Pak Budi (cuma karangan)
Penduduk : Iya bu
Operator : Kelahiran, palangka raya, 15-02-1956, Golongan darah O
Tukang Kawin
Penduduk : Iya bu Tukang Kawin
Operator : Wek maaf Pak, Tukang Listrik, status Kawin
( sambil nahan malu dan mo ketawa)
Penduduk : iya nda papa bu



Masih dari kantor, kejadiannya baru tadi pagi.
Seperti biasa setiap jumat pagi pasti main volly ( walopun hari biasa juga main volly, kecuali hujan. Ceritanya pagi ini ada teman A yang nyuci mobil disamping kantor, trus ada teman B yang nyeletuk : eh Bapak minta mobilnya dicuci sekalian.
Teman A menjawab : Iya, suruh Bapaknya bawa mobilnya kesini biar dicuci. (Tanpa nyadar kalo Bapak ada berdiri dibelakang)
Mendengar itu Bapak langsung ngomong : Oke, tunggu saya bawa mobilnya kesini.
Karena dah terlanjur ngomong gitu, alhasil teman A nyuciin mobil Bapak deh he..he..

Sabtu, 19 November 2011

Hadiah Lajang


Diberkatilah engkau, kaum lajang,
Jangan bicarakan kuatir atau kutuk.
Terlalu banyak yang engkau terima untuk disyukuri,
Oh apakah, yang engkau ingin ketahui.

Tidak ada kesalahan, tidak ada pengarahan
Dalam rancangan ALLAH yang sempurna
Bahwa engkau belum menemukan gadis itimewamu,
Atau pria istimewamu.

ALLAH begitu mengasihimu dan ia memiliki begitu banyak
Untuk diberikan daripada apa yang pernah engkau terima.
Bahwa saat ini DIA sedang memberikan padamu yang terbaik dari-Nya
Engkau harus benar-benar mempercayai-Nya.

Yang terbaik dari-Nya adalah Diri-Nya,
Apa engkau memilikinya secara utuh
Atau hanyalah secuil pada tepinya
Tidak ada orang yang dapat memenuhi kebutuhanmu seperti ALLAH
Pengantin yang cantikpun tidaklah dapat

Jika hidupmu belum lengkap, ketahuilah Yesus
Dan hidupmu akan diisi-Nya
Hanya jika engkau meletakkan-Nya
Sebagai yang pertama setiap harinya
Dan hidup untuk melakukan kehendak-Nya

IA menngaruniakanmu denga ketidakterusikkan
Pengabdian kepada Tuhan
Tidak ada yang dapat merintangimu
Di dalam DIA dan di dalam doa dan di dalam Firman

Kecuali engkau lengah menjaga hatimu
Dan membiarkan yang lain mengambil alih tempat-Nya,
Maka engkau akan kekurangan sukacita, dan damai dan putus asa
Dan tidak mengalami anugerah-Nya.

Jadi berikanlah kembali hatimu kepada ALLAH
Biarlah IA yag menyimpannya dengan aman bagimu
Dan saat menjadi lebih baik dari yang terbaik dari-Nya,
Dia akan membuat tunggalmu menjadi dua.

( Donna L. Mihura )

Senin, 01 Agustus 2011

Weekend




Setiap orang butuh liburan, termasuk aku ^_^
walaupun kondisi keuangan nda terlalu bagus dan nda punya gambaran akan lokasi yg dituju, akhir bulan Juli kemaren aku dan keempat temanku nekad berlibur ke Sampit cuma buat datang ke pantai Ujung Pandaran dan Pantai Sei Bakau.
Bermodal foto dari internet yang seadanya dan ada teman kuliahku yg kebetulan orang Sampit berangkatlah kami.

Perjalanan ke Sampit bisa menggunakan Bis atau Travel dengan lama perjalanan kurang lebih 4 jam dan dari Sampit menuju Pantai Ujung Pandaran dan Pantai Sei Bakau menempuh perjalanan kurang lebih 3 jam dengan menyewa mobil atau menggunakan mobil pribadi. Dan sebaiknya kondisi kendaraan yang digunakan harus diperiksa juga sebelum berangkat karena kita tidak bisa memastikan apa yang akan terjadi diperjalanan dan jangan lupa bawa ban serep.



Sekedar info juga, kalau mau berangkat dari pagi dan berencana pulang sore sebaiknya membawa makanan dari rumah, karena kalau kita pergi diluar musim liburan agak kesulitan mendapatkan makanan. Walaupun ada seperti sebelum Pantai Ujung Pandaran yaitu di daerah Samuda atau sebelum Sei Bakau tapi dengan pilihan makanan yang terbatas seperti mie + telur ^__^


Untuk wisata Pantai Sei bakau, ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh Pemerintah Daerahnya yaitu jembatan layang yang menghubungkan ke Pantai yang akan membuat orang tua khawatir mengajak anak-anaknya atau bagi orang yang sudah tua agak susah untuk mencapainya karena sudah lapuk dan tidak diperbaiki. Mungkin sudah jadi hal biasa karena seringkali pemerintah mengabaikan karena tidak ada biaya padahal, kalau dikelola dengan baik bisa menambah PAD. Yah, mungkin bagi pemerintah juga, masyarakat ini mudah menilai dan mengusulkan he..he.. dilihat dari kacamata yg berbeda.



Pada akhirnya, betapa kubersyukur dikasih kesempatan ma Tuhan untuk melihat karya-Nya atas dunia ini. Melihat alam yang indah dan melihat satu lagi daerah baru di daerah bumi Borneo...

Rabu, 15 Juni 2011

25





25 tahun yang lalu aku dilahirkan, sebagai anak kita tidak mungkin memilih siapa yang akan menjadi orang tua kita, di negara mana kita tinggal, bagaimana wajah kita, tapi setiap orang dilahirkan dengan tujuan yang TUHAN inginkan untuk kita kerjakan. Di usia 25 tahun ini, aku masih belum menjadi atau belum mengerjakan kehendak TUHAN dalam hidupku, masih sering membuat orang tuaku kecewa atau bahkan membuat mereka menitikkan air mata. Tapi di usia 25 tahun ini juga TUHAN sudah memberi banyak pertolongan, pelajaran, kekuatan dan harapan bahkan hal-hal yang di luar akal pikiranku sebagai manusia. Jika aku melihat ke belakang dan melihat perjalanan hidup selama 25 tahun ini, aku dibuat tercengang oleh-NYA.

25 tahun adalah sebuah usia yang matang bagi setiap orang, buatku usia adalah pertambahan hari dan hitungan angka, aku merasa masih bayi secara rohani yang masih membutuhkan susu dan bubur belum mampu menguyah makanan berat. Ada banyak hal di hidupku selama 25 tahun ini yang tidka kugunakan untuk mengerjakan kehendak TUHAN, bahkan aku masih belum mengerti jelas apa tujuan hidupku di dunia ini, selain untuk memuliakan DIA.

25 tahun mungkin bagi sebagian orang adalah waktunya untuk memasuki jenjang pernikahan, tapi buatku yang masih belum memiliki pasangan ini, usia 25 mungkin awal dari usia rawan kepanikan he..he..he.. tapi bersyukur kepada TUHAN yang masih menyimpan hatiku untuk seseorang yang Dia sediakan. Akhir-akhir ini, saya memang memikirkan tentang pasangan hidup ini, jujur anak-MU tidak punya bayangan tentang itu semua, rasanya ada sesuatu yang belum anak-Mu selesaikan sehingga bagian itu terkadang terlupana, bahkan anak-Mu mendoakannya hanya sekedarnya.

25, bagaimanakah aku memandangmu?
haruskah aku takut, cemas, bahagia, bingung, panik dan berbagai macam perasaan yang bercampur aduk?
25, aku ingin hidupku tidak hanya berhenti di angka ini, aku ingin ada banyak tahun lagi dalam hidupku, sehingga aku yang tidak sempurna ini bisa menjadi serupa dengan Tuhan Yesus.
25, semoga bisa membuatku memandang hidup ini sebagai kesempatan untuk mengerjakan yang terbaik, mengejar masa depanku, membuka hati untuk seseorang yang Tuhan sediakan, menggerakkan hati untuk memiliki keterbebanan melihat pergumulan pemberitaan Injil, membuka mata terhadap ladang pelayanan, bersungguh-sungguh berdoa, membawa perubahan bagi keluarga dan di lingkungan kerja.

25, selamat datang...
selamat datang kepada bertambahnya umur yang tidak bisa dihindari.
selamat datang untuk keberanian memandang masa depan.
selamat datang sekali lagi, aku siap ^__^
Selamat Ulang Tahun ke-25 untuk diriku sendiri
Semoga Tuhan terus tambahkan umur, memberi kebijaksanaan, menjawab setiap doa dan harapan dan yang terutama hidup dengan visi untuk kemuliaan TUHAN.